 Blog For Free!
Archives
Home
2005 December
2005 November
2005 September
2005 July
2005 June
2005 April
2004 December
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July
2004 June
2004 April
2004 March
2004 February
2004 January
My Links
Download Mp3 Murottal
Assunnah
Jilbab.or.id
Islamhouse
Eramuslim
Situs-situs islami
Senyumlah.com
blog Angrek bulan
blog Nurusat
blog Drajattop
blog Andhiena`imut
blognya Ardin
blog Kean
blog fauzan
Icha
tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images
Sponsored
Blog
Senyum sedekah yg paling mudah dan termurah knp kita tidak mencoba selalu tersenyum setiap saat :) tp ingat jgn senyum sendiri yah..:P
|
| Sudah menikah? |
| 07.25.04 (10:27 pm) [edit] |
[b][i]Sudah menikah?? [/i][/b] kata yg sering terlontar bila kita bertemu temen,memang hal yg wajar pertanyaan seperti ini, tanpa kita sadari melanjutkan pertanyaan2 yang seharusnya tak perlu ada jawaban selalu aja mengulang kalimat apa dan mengapa...dsb
Seharusnya jika seorang ikhwah dapat memahami bahwa pertanyaan yg kadang dia sendiri juga mengerti bahwa Allah yg mentakdirkan semua.
Saya sedih ketika seseorang mengucapkan "wah..koq belum menikah usia setua ini apa mau kaya dulu dan keriput?dengan nada bercanda..tapi hati terdetak kenapa yach seorang yg tidak memikirkan perasaan orang lain padahal disaat dia diposisi kita bagaimana?atau bisa jadi disaat itu kepekaannya hilang,atau juga sudah merupakan salah satu sifat manusia yang kerap diuji oleh Allah?.(berhusnuzhon aja deh ) Saya meyakini bahwa Allah akan memberikan jodoh kapan saja yang dia inginkan kita hanya diwajibkan untuk mengimaninya, manusia boleh berharap banyak untuk memilih ,seandainya bisa memilih pasti dia akan memilih yg diinginkan seperti perkataan yg sering dilontarkan..tapi yang sering kali kadang rencana lain yg diberikannya, namun kita hanya bisa berserah diri pada-Nya dan mengambil hikmah dibalik itu semua sebanyak-banyaknya.
NB: Saya berharap buat para ikhwah janganlah pertanyaan yg tak perlu jawaban selalu dilontarkan..menjaga perasaan itu lebih baik bukan?
:?: :cry:
|
|
|
| |
| 8 Hadiah yg berharga |
| 07.14.04 (9:48 pm) [edit] |
[u][b]KEHADIRAN[/b][/u] Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.
[u][b]MENDENGAR[/b][/u] Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab kebanyakan orang lebih suka didengarkan ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan curahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.
[u][b]D I A M[/b][/u] Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.
[u][b]KEBEBASAN[/b][/u] Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau apapun yang dia lakukan.
[u][b]KEINDAHAN[/b][/u] Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertataindah, misalnya. Keindahan juga tidak musti berbentuk fisik, bisa saja indah dalam bertutur atau berbicara dengan lembut sehingga menyenangkan hati lawan bicara Anda.
[u][b]TANGGAPAN POSITIF[/b][/u] Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang lain. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian ( dan juga permintaan maaf ), adalah hadiah (kado) yang sering terlupakan.
[u][b]KESEDIAAN MENGALAH[/b][/u] Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apakah sebuah hubungan harus dikorbankan dan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah" Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena tidak memenuhi keinginan anda. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini
[u][b]SENYUMAN[/b][/u] Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus-asaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang anda sayangi?
|
|
|
| |
|
|